Kesesatan ajaran Siti Jenar
BUKTI KEBOHONGAN PENGIKUT AJARAN SITI JENAR DENGAN MEMBUAT DATA-DATA DAN
KETERANGAN PALSU UNTUK MENUTUPI FAKTA KESESATAN AJARAN SITI JENAR.
( PEMBENARAN PALSU ).
Pernyataan kebohongan dari para pengikut paham Siti Jenar :
1. SITI JENAR berpedoman pada kitab INSAN KAMIL AL JILLI sebagai pegangannya dalam Bertasawwuf.
Padahal Dalam kitab Insan Kamil itu menjelaskan bahwa MANUNGGALING KAWULA GUSTI Seperti yang Siti Jenar ajarkan itu itu adalah SESAT berasal dari tipudaya Iblis.
2. SITI JENAR adalah SYECH ABDUL JALIL.
Padahal SYECH ABDUL JALIL itu BUKAN SITI JENAR.tapi Beliau adalah ULAMA DARI ARAB yg berdakwah di cirebon jawa barat dan benar masih keturunan Rosulullah saw.Kuburannya ada Cirebon JAWA BARAT.
Sedangkan SITI JENAR [ SAN ALI ] Mati dan dikuburkan di JAWA TENGAH.
NASAB SYECH ABDUL JALIL itulah yg dipakai sebagai NASAB PALSU SITI JENAR untuk mengelabui Ummat agar Ummat Islam tidak lagi menganggap sesat ajaran Siti Jenar.dan seakan-akan Siti Jenar itu tidak mengajarkan ajaran Sesat. Sedangkan SITI JENAR itu adalah SAN ALI ANAK RESI DARI MAJAPAHIT. Itulah yg benar dan sesuai dgn fakta ajaran yang dianut dan diajarkan oleh Siti Jenar yaitu AJARAN SPIRITUAL HINDU yang diberi nama MANUNGGALING KAWULA GUSTI.
BOHONG jika dikatakan SITI JENAR itu berpegangan pada kitab INSAN KAMIL AL JILLI karena dalam kitab itu SYECH AL JILLI dengan tegas menjelaskan Bahwa HULUL/ITTIHAD/MANUNGGALING KAWULA GUSTI seperti yang diajarkan Siti Jenar adalah AJARAN SESAT yang DIAJARKAN IBLIS pada SALIK.
Bagaimana kata Syech Abdul karim Ibnu Ibrohim Al jilli Cucu syech Abdul Qodir Al jailani Dalam kitab INSAN KAMIL itu ??
Ini saya kutip kata-kata iblis utk menipu para salik dalam kitab INSAN KAMIL Al Jilli pada Halaman 268 bab 59 yang saya foto sebagai gambar posting :
HALAMAN : 268
المظهر السبع
FASHOL : PENAMPAKAN IBLIS YANG KE-7
Iblis menampakkan dirinya pada Para Shiddiq, Para Wali dan Para Arif Billah (Para Salik) kecuali mereka yang di jaga dan diselamatkan oleh Al Haq (Allah).
FASHOL : PENAMPAKAN IBLIS YANG KE-7
Iblis menampakkan dirinya pada Para Shiddiq, Para Wali dan Para Arif Billah (Para Salik) kecuali mereka yang di jaga dan diselamatkan oleh Al Haq (Allah).
Awalnya Iblis menampakkan dirinya pada mereka dengan wajah ketuhanan dan IBLIS BERKATA pada mereka :
فيقول لهم : اليس الله حقيقة الوجود وانتم جملة الوجود والحق حقيقتكم.
فيقولون : نعم
Iblis berkata pada mereka ( Salik ) :
" Bukankah Al Haq ( Allah ) adalah hakekat segala wujud ? dan kalian adalah bagian dari wujud itu maka Al haq (Allah) adalah hakekat dirimu "
dan para salik yang tidak mendapat pertolongan Allah percaya pada kata-kata Iblis itu dan berkata :
" Iya, kamu benar.. "
" Iya, kamu benar.. "
Begitulah awalnya iblis berhasil menipu para salik pada puncak spiritualnya yang membuat banyak salik TERJEBAK PADA AJARAN SYIRIKNYA karena percaya pada kata-kata Iblis itu sehingga mengira dan meyakini bahwa
HAKEKAT MANUSIA itu benar-benar adalah AL HAQ (ALLAH).
Padahal HAKEKAT
MANUSIA itu adalah RUH AL QUDDUS dan itu BUKAN ALLAH( Al haq ). Tapi Ia
adalah CITRA ALLAH dan CITRA MAHKLUQ.yang menjadi BASIS KETERSAMBUNGAN
( Wushul ) Antara HAMBA ( Mahkluq ) dengan ALLAH ( Al Haq ). Ia bukan ALLAH ( Al Haq ) karena Ia mempunyai PERMULAAN WUJUDNYA.
ALLAH ( Al Haq ) TIDAK MEMPUNYAI AWAL WUJUDNYA ( QIDAM ).
RUH AL QUDDUS ( Hakekat Manusia/Inti dzat Manusia ) adalah HAMBA.
HAMBA adalah HAMBA dan ALLAH adalah ALLAH.
HAMBA BUKANLAH ALLAH, dan ALLAH TIDAK SAMA dengan HAMBA.
Sesuai Firman Allah :
HAMBA adalah HAMBA dan ALLAH adalah ALLAH.
HAMBA BUKANLAH ALLAH, dan ALLAH TIDAK SAMA dengan HAMBA.
Sesuai Firman Allah :
ان كل من فی السموات والأرض الا اتي الرحمن عبدا
“ Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Allah Yang Maha Pemurah sebagai HAMBA .”
(QS Maryam: 93)
“ Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Allah Yang Maha Pemurah sebagai HAMBA .”
(QS Maryam: 93)
Semua Para Nabi dan Rosul serta para Wali-Wali Allah yang telah mendapat pertolongan Allah dan dibukakan Hijab baginya sehingga Ma'rifatullah. Mereka semua berkata :
من لم يذق لم يعرف
" Siapa yang belum merasakan dia tidak akan mengetahui "
" Siapa yang belum merasakan dia tidak akan mengetahui "
dan Mereka berkata:
" Tidak ada sesuatupun yang sama/sebanding dengan Allah،dan tidak ada sesuatupun perbandingan dengan Allah ".
" Tidak ada sesuatupun yang sama/sebanding dengan Allah،dan tidak ada sesuatupun perbandingan dengan Allah ".
ليس كمثله شئ وهو السميع البصير
“ Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Allah,dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. ”
(QS Asy-Syura : 11)
“ Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Allah,dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. ”
(QS Asy-Syura : 11)
Dalam hal ini SYECH ABDUL QODIR AL JAILANI menegaskan :
ﺍﻥ ﺍﻟﻌﺒﺪ ﻋﺒﺪ ﻭﺍﻥ ﺍﻟﺮﺏ ﺭﺏ، ﻻﻳﺼﻴﺮ ﻋﺒﺪ ﺭباﻭﻻ ﺍﻟﺮﺏ ﻋﺒﺪﺍ
" Bahwa sesungguhnya hamba adalah hamba،dan Tuhan adalah tuhan. TIDAK MUNGKIN ( mustahil ) HAMBA MENJADI TUHAN،dan TIDAK MUNGKIN TUHAN MENJADI HAMBA "
( Kitab Al Insaanul Kamil : Syech Abdul karim Ibnu Ibrohim Al Jilli ).
" Bahwa sesungguhnya hamba adalah hamba،dan Tuhan adalah tuhan. TIDAK MUNGKIN ( mustahil ) HAMBA MENJADI TUHAN،dan TIDAK MUNGKIN TUHAN MENJADI HAMBA "
( Kitab Al Insaanul Kamil : Syech Abdul karim Ibnu Ibrohim Al Jilli ).
Artinya, Islam mengajarkan bahwa :
ALLAH itu adalah TANZIH
ALLAH itu adalah TANZIH
Kesimpulannya :
HULUL/ITTIHAD/MANUNGGALING KAWULA GUSTI seperti yang diajarkan siti jenar itu adalah AJARAN SESAT yang ASAL dan AWALNYA DIAJARKAN oleh IBLIS. Jadi orang yang mengijuti ajaran Itu sehingga mengira dan meyakini bahwa HAKEKAT DIRINYA ( HAQIQOTUL INSI/RUH AL QUDDUS ) itu adalah ALLAH (Al Haq) maka dia benar-benar telah SESAT karena dia mengikuti AJARAN yg DIAJARKAN IBLIS itu agar manusia menjadi SYIRIK dan MURTAD berpaling dari petunjuk Allah yang benar yaitu Alqur'an dan Hadist.
ALQUR'AN adalah PETUNJUK ALLAH YANG BENAR maka tersesatlah sejauh-jauhnya orang yang berpaling dari petunjuk-petunjuk Alqur'an.
HULUL/ITTIHAD/MANUNGGALING KAWULA GUSTI seperti yang diajarkan siti jenar itu adalah AJARAN SESAT yang ASAL dan AWALNYA DIAJARKAN oleh IBLIS. Jadi orang yang mengijuti ajaran Itu sehingga mengira dan meyakini bahwa HAKEKAT DIRINYA ( HAQIQOTUL INSI/RUH AL QUDDUS ) itu adalah ALLAH (Al Haq) maka dia benar-benar telah SESAT karena dia mengikuti AJARAN yg DIAJARKAN IBLIS itu agar manusia menjadi SYIRIK dan MURTAD berpaling dari petunjuk Allah yang benar yaitu Alqur'an dan Hadist.
ALQUR'AN adalah PETUNJUK ALLAH YANG BENAR maka tersesatlah sejauh-jauhnya orang yang berpaling dari petunjuk-petunjuk Alqur'an.
Dalam halaman kitab Insan Kamil yg posting itu juga di bagian akhir dgn tegas menyatakan bahwa HULUL dan ITTIHAD ( MANUNGGALING KAWULA GUSTI ) Seperti yang diajarkan Siti jenar itu adalah AJARAN SESAT dari Iblis itu ( Lihat Tulisan arab yg ditulis hitam lbh tebal )
Itulah FAKTA KONGKRIT bahwa apa yg dibuat oleh pengikut ajaran siti jenar itu adalah KEBOHONGAN dengan membuat FAKTA PALSU dan TERBALIK dari fakta yang sebenarnya demi " PEMBENARAN " mereka terhadap ajaran Siti Jenar.sehingga KEBOHONGAN dan DATA-DATA serta KETERANGAN-KETERANGAN PALSU itu telah menjadi FITNAH YANG MENYESATKAN bagi Ummat Islam.
Assalaamu Alaikum wr wb.
Kesesatan ajaran Siti Jenar
Reviewed by
m insan kamil
on
22.14
Rating:
Reviewed by
m insan kamil
on
22.14
Rating:

Tidak ada komentar